Bandar Lampung DIFa TV – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menyukseskan Festival Krakatau 2026. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, media, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat diyakini menjadi kunci menghadirkan festival yang lebih berkualitas sekaligus berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan Festival Krakatau yang memasuki penyelenggaraan ke-35 telah menjadi ikon promosi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif Lampung. Tahun ini, festival tersebut kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai salah satu dari 110 agenda pariwisata terbaik di Indonesia.
Marindo menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan sektor pariwisata. Karena itu, Pemprov Lampung membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan BUMN, BUMD, perbankan, perusahaan swasta, komunitas, media, dan seluruh mitra pembangunan agar Festival Krakatau mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, serta mengangkat citra Lampung di tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Toni Ferdinansyah, menyampaikan berbagai persiapan teknis terus dimatangkan agar penyelenggaraan Festival Krakatau memenuhi standar event nasional.
Peningkatan kualitas dilakukan pada aspek penyelenggaraan, pelayanan pengunjung, promosi, keamanan, kenyamanan, hingga dampak ekonomi bagi masyarakat.
Disparekraf Lampung bersama mitra pelaksana juga membuka peluang kerja sama melalui skema sponsorship dengan berbagai perusahaan dan lembaga.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kesuksesan festival, tetapi juga memberikan manfaat promosi bagi para mitra sekaligus menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Pemprov Lampung pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Festival Krakatau 2026 sebagai ajang memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kekayaan alam Lampung kepada Indonesia maupun dunia.
DIFa TV Lampung melaporkan.







