Oleh: Weni Oktasari
Ketua Bela Budaya Pesawaran
Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah mengangkat ribuan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Berdasarkan data Pemkab Pesawaran awal 2026, tercatat 3.457 P3K paruh waktu menerima SK pengangkatan, terdiri dari 1.108 tenaga guru, 408 tenaga kesehatan, dan 1.941 tenaga teknis.
Data ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan masih menjadi kebutuhan utama di Pesawaran. Artinya, guru P3K memegang peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas pendidikan daerah.
Menjadi guru P3K bukan sekadar lulus seleksi. Guru tetap membutuhkan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kurikulum, teknologi pembelajaran, dan karakter peserta didik.
Di Kabupaten Pesawaran, banyak sekolah berada di wilayah yang aksesnya terbatas dan sarana pendidikannya belum merata. Tanpa pembinaan yang serius, guru P3K akan kesulitan menjalankan tugas secara optimal. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan program pelatihan guru berjalan secara rutin, bukan hanya formalitas.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024, gaji pokok guru P3K lulusan S1/D4 (Golongan IX) berada di kisaran Rp3.203.600 hingga Rp5.261.500 per bulan, tergantung masa kerja.
Selain gaji pokok, guru P3K juga berhak menerima tunjangan keluarga dan tunjangan lainnya sesuai ketentuan.
Jika dibandingkan dengan masa guru honorer yang sebelumnya banyak menerima gaji di bawah Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, status P3K tentu membawa peningkatan kesejahteraan.
Namun persoalan muncul pada guru P3K paruh waktu. Dengan beban kerja yang hampir sama dengan guru penuh waktu, penghasilan yang diterima dinilai masih belum sebanding, terlebih jika disesuaikan dengan biaya hidup dan kebutuhan keluarga.
Data dan aturan sudah ada, tetapi implementasinya masih perlu diperbaiki. Guru yang masih memikirkan soal ekonomi akan sulit fokus mendidik siswa. Padahal, kualitas pendidikan sangat bergantung pada kondisi gurunya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran perlu
Menjamin gaji guru P3K minimal layak secara ekonomi dan Memberi perhatian khusus pada guru paruh waktu, serta Menyediakan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru P3K.
Sebagai Ketua Bela Budaya Pesawaran, saya meyakini bahwa membangun pendidikan daerah harus dimulai dari keberpihakan nyata kepada guru, bukan hanya melalui pengangkatan, tetapi juga melalui kesejahteraan dan peningkatan kualitas mereka.






