Tulisan: Prof. Homsarial
Editor: Redaksi DIFa TV Lampung
Assalamualaikum.Wr.Wb.
Bismillahir Rahmanir Rahim
Sesungguhnya dalam peristiwa Isra-Miraj, Allah Subhannahu Wa Ta’ala melalui nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan umat Islam untuk mengerjakan shalat lima waktu.
“Shalat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya, maka sungguh ia telah mendirikan agama; dan barangsiapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah merubuhkan agama”
(HR. Baihaqi).
Shalat menjadi benteng yang menjaga diri umat Islam dari perbuatan keji dan maksiat, sebagaimana disebut dalam Al-Ankabut, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu,
yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.
Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”
(Qs. Al-Ankabud : 45)
Bahkan Rasullulah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam sebuah hadistnya menegaskan, “Shalat menjadi pembeda atau pembatas yang tegas antara seorang muslim dengan orang kafir.
Perjanjian antara kami dengan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkan-nya maka dia telah kafir”
(HR. Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)
Dan Allah Subhannahu Wa Ta’ala memperingatkan umat Islam dengan berfirman, “Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,
kecuali golongan kanan, berada di dalam surga, mereka tanya menanya, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka) ?”
Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,
dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian””
(Qs. Al Mudatstsir : 38-47)
Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya !, semoga bermanfaat, selamat malam, selamat istirahat bersama keluarga
“Taqobbalallahu minna wa minkum”
Wassalamu‘alaikum Wr. Wb.







